Bakti Pohon Bambu

7 05 2010

Indonesia, siapa yang tak kenal pohon bambu? Pohon bambu ada dimana-mana. Dia bisa tumbuh dihampir segala medan dan segala cuaca. Jika Anda menanam bibit pohon bambu sebesar jari kelingking Anda, lima tahun pertama tidak nampak pertumbuhan yang berarti, tapi didalam tanah akarnya tumbuh subur, merambah kemana-mana, membangun pondasi guna menopang batang yang akan segera tumbuh. Pada tahun ke lima barulah batang bambu muncul, tumbuh hingga mencapai puluhan meter tingginya.

Bambu dimasukkan kedalam golongan tanaman rumput, tapi rumput yang unik karena ya itu, tingginya bisa mencapai 30 meter. Bambu terkenal gigih dan berkeinginan kuat untuk bertahan hidup disegala cuaca dan medan. Tanaman inipun ternyata sangat liat. Jarang sekali kita melihat pohon bambu roboh walaupun diterjang puting beliung kecuali memang sengaja ditebang, karena disamping akarnya yang terdiri dari 2 jenis: tunggang dan serabut yang menancap kokoh ditanah, juga batangnya yang sangat fleksibel.

Lalu apa kegunaan dari pohon bambu? Fungsi utamanya adalah mampu mencegah terjadinya erosi dipinggiran sungai, longsor di bukit-bukit, serta mampu “menangkap” debit air yang cukup tinggi di hulu sehingga mencegah terjadinya banjir. Hal ini dikarenakan tadi, akar tunggang dan serabutnya yang menutupi tanah dan terikat kuat dengan tanah. Coba Anda bayangkan sewaktu terjadi tsunami di Aceh beberapa tahun yang lalu. Hanya pohon bambulah yang tahan terhadap terjangan air bah itu. Coba saja jika sepanjang pantai ditanami pohon bambu, mungkin kejadiannya tidak akan separah itu.

Lalu kegunaan yang lain ? Banyak sekali!! Antara lain ini : Daun bambu bisa untuk bungkus makanan seperti ba’cang, akar bambu dapat dijadikan hiasan-hiasan unik, tunas bambu yang dinamakan rebung uenaknya bukan main jika dimasak, apalagi jika dimasak santan. Lalu batang bambu mempunyai kegunaan yang beragam sesuai jenis bambunya sendiri. Jenis bambu (kalau di banyumas disebut “pring”) tali yang terkenal liat digunakan sebagai pengikat (bayangkan untuk pengganti tali rafia), atau membuat pagar halaman. Kemudian pring wulung dan pring petung yang batangnya besar, lurus dan berwarna kehitaman biasa digunakan sebagai tiang bangunan/rumah, mebel dan kerajinan tangan lainnya. Khusus untuk mebel, Indonesia sudah sangat terkenal dengan mebel dari bambu, karena memang corak dan warna bambu wulung dan petung yang sangat indah dan kekuatannya yang dapat diandalkan.

Nah, marilah kita beramai-ramai menanam bambu.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.